
JAKARTA-DONNEWS: Hari pertama Operasi Citra Pelayanan Polantas (CPP) diwarnai dengan penangkapan terhadap 16 orang calo yang mengaku sebagai wartawan. Mereka terpaksa diamankan karena keberadaannya mengganggu pelayanan di bagian registrasi dan identifikasi kendaraan yang mengharuskan zero complain (tidak ada keluhan).
"Semua bentuk percaloan kita tindak tegas, tidak peduli siapa mereka, apakah oknum petugas, oknum wartawan, maupun orang yang mengaku-ngaku bisa mengurus surat-surat. Saya harap gebrakan ini tidak hanya berlangsung saat operasi, tapi juga seterusnya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman saat mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kantor Satuan Administrasi Satu Atap (Samsat) dan Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) SIM Polda Metro Jaya, Senin (3/11).
Modus para calo yang berlagak wartawan itu menawarkan jasa kepada pemohon yang hendak mengurus pajak kendaraan atau SIM. Sasaran mereka biasanya pemohon yang bingung atau tidak mau repot.
Operasi CPP yang digelar dari 3 sampai 13 November 2008 di seluruh kantor satpas dan samsat pada jajaran Polda Metro Jaya ini tidak hanya mengedepankan pelayanan prima Kepolisian Lalu Lintas, tapi juga penertiban terhadap praktik-praktik percaloan.
Pemandangan berbeda terlihat pada kantor samsat dan satpas. Petugas provos berdiri di setiap tempat strategis. Saat masuk ruang pelayanan, pengunjung akan menjumpai Polwan berpakaian sipil mengenakan selempang bertuliskan pemandu.
Seluruh petugas pelayanan publik mengenakan atribut khusus dan bersikap ramah. Di setiap loket disediakan tombol elektronik berisi tiga pilihan, yakni sangat puas, puas, dan tidak puas, di mana tombol itu wajib ditekan pengunjung seusai dilayani petugas.
Dalam kesempatan itu Kapolda yang didampingi Dirlantas Polda Kombes Pol Condro Kirono dan Kasi BPKB Komisaris Sambodo meninjau loket-loket pelayanan bea balik nama (BBN), STNK, dan pelayanan BPKB. Kapolda juga menanyakan langsung kepada masyarakat yang hendak mengurus surat-surat kendaraannya.
"Apa ada oknum petugas yang meminta punggutan biaya di luar dari kewajaran," tanya Kapolda kepada seorang wajib pajak. Yang ditanya tersenyum dan mengatakan, "Tidak."
Lebih jauh Kapolda menegaskan, operasi ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan masyarakat. "Beri tahu kepada kami kalau ada anggota yang nakal," katanya menegaskan.
Pada kesempatan yang sama, Kombes Pol Condro Kirono menjelaskan, sasaran perbaikan meliputi pelayanan STNK, SIM, BPKB, tilang, dan penanganan kecelakaan lalu lintas. "Hal ini dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Polantas," kata mantan Dirlantas Polda Jatim itu. (don)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar