Rabu, 05 November 2008

CALEG HARUS WASPADAI AKSI KRIMINAL

PARA calon anggota legislatif (caleg) tampaknya harus waspada terhadap gangguan keamanan yang bisa menimpa mereka. Calon wakil rakyat yang akan bersaing pada Pemilu 2009 belakangan rawan aksi kriminal, seperti pencurian dokumen.
Setidaknya, dua caleg telah mengalami gangguan tindakan kejahatan. Diduga, ada yang tidak puas dengan pencalegan yang disusun pengurus partai. Polisi diminta mengusut sejumlah kasus tindak kejahatan itu.
Kasus pencurian dokumen daftar calon anggota legislatif menimpa Eko Kunthadi. Mobil Toyota Vios B 1725 JP milik caleg DPRD DKI asal Partai Bintang Reformasi (PBR) itu dibobol maling pada Selasa (19/8) pekan lalu pukul 15.00 WIB, di Jalan Tebet Timur VII E, Jakarta Selatan.
Pelaku memecah kaca belakang samping mobil korban dan mengambil tas berisi surat-surat penting. Surat yang dimaksud, kata Eko, merupakan dokumen-dokumen pencalegan. Modus operandinya, setelah memecah kaca belakang, pelaku mengambil tas yang berisi dokumen pencalegan tersebut.
Eko menduga pencuri sudah memahami kondisi mobil, mengingat sewaktu kaca dipecah sirene tidak berbunyi. "Pencurinya tahu kalau yang dihantam bodi, sirene akan bunyi. Tapi kalau kaca, tidak," kata Qodri, sopir korban.
Lokasi pencurian di halaman rumah Eko Kunthadi sendiri. Saat itu ia bermaksud mengambil barang yang tertinggal di rumah. Kasusnya kini ditangani Polsek Tebet.
Kasus serupa menimpa mobil salah satu caleg DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang diparkir di halaman Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pekan lalu. Pencuri menggasak laptop yang berisi data-data penting, termasuk data pencalegan DPD PKS DKI Jakarta.
Kasus pencurian lainnya terjadi di halaman parkir kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Rabu (19/8) lalu.
Tapi, kali ini nasib nahas dialami oleh kru wartawan Metro TV yang tengah mengadakan wawancara dengan pengurus Partai Demokrat. Rabu (19/8) lalu sekitar pukul 21.50, Erika dan juru kamera Suryadi tengah mengadakan wawancara dengan M Jafar, Ketua Tim Penyaringan Caleg Partai Demokrat, di kantor DPP Jalan Pemuda, Jaktim.
Saat kembali, ketiganya kaget melihat kaca kanan bagian belakang Isuzu Panther putih B 8612 KW pecah. Telepon genggam dan dompet berisi kartu identitas, ATM, dan uang ratusan ribu raib digasak pencuri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, pihaknya belum menerima laporan mendetail ihwal kasus pencurian maupun tindak kejahatan yang dialami caleg atau orang yang terkait dengan caleg itu. "Kita belum melihat korelasinya. Bisa saja kasusnya karena murni kriminal," katanya menanggapi tindak kejahatan yang dialami caleg.
Di tempat terpisah, Kasat Jatanras Polda AKBP Fadhil Imran mengatakan, jajarannya aktif melakukan razia kejahatan dalam menyongsong bulan Ramadhan. Sedikitnya 28 orang diringkus dalam 10 hari terakhir. "Kebanyakan memang terlibat kasus pencurian, seperti pencurian mobil, rumah kosong, dan street crime," katanya. (don)

Tidak ada komentar: