Selasa, 23 Desember 2008

KAPOLDA USUNG POLICING WITH LOVE


SEMARANG (Don-News) : Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Alex Bambang Triatmodjo menegaskan, untuk menjabarkan program akselerasi yang lebih mencitrakan sebagaipolisi yang humanis dan tegas, pihaknya siap mengedepankan polisi cinta kasih (policing with love).

"Sebagai wujud transformasi Polri modern dan profesional sebagaimana yang didengung-dengnungkan Kapolri, saya siap mengedepankan dan menyosialisikan ke seluruh jajaran kepolisian untuk membangun polisi cinta kasih," kata Alex Bambang Riatmodjo saat pisah sambut Kapolda, Jumat malam, di Semarang.

Spanduk-spanduk bertuliskan "Policing with Love" ikut memeriahkan acara penyambutan Kapolda baru yang sebelumnya menjabat Kepala Divisi Telematika Polri itu. Alex Bambang juga pernah menduduki Kapolresta Surabaya Selatan, Kapolres Metro Bekasi, Kaditserse Polda Metro Jaya, Kapolwiltabes Bandung, dan sejumlah jabatan di Mabes Polri hingga menduduki salah satu Deputi pada Kementrian Koordinasi Bidang Polkam Kabinet Indonesia Bersatu.

Lebih lanjut priya kelahiran Kediri 17 Juli 1955 itu mengatakan, sesuai dengan kultur masyarakat di Jawa, pihaknya berusaha untuk ngayahi tugas polisi kanthi katresnan atau melakukan tugas polisi dengan cinta kasih. Untuk melakukan program-programnya tersebut, kata Alex, pihaknya tidak akan meninggalkan adat dan budaya sudah terbentuk di mana masyarakatnya terkenal dengan kelemah-lembutan, sabar dan rendah hati.
"Saya sendiri yang biasa meledak-ledak kalau sedang tugas di lapangan, harus belajar sabar, lembah lembut dan redah hati. Saya juga tekankan pada seluruh jajaran kepolisian untuk senantiasa menyesuaikan kearifan lokal masyarakat Jawa itu," katanya.
Acara yang digelar di ruang Poncowati Hotel Patra Semarang itu juga dihadiri Wagub Jateng Rustriningsih dan jajaran Muspida Jateng, Kapolda lama Irjen FX Soenarno yang kini Deputi Bidang Koordinasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, tokoh-tokoh ulama dan seluruh pejabat polda serta seluruh kapolres di Jateng.
Karier Kapolda baru ini memang tergolong menonjol, tapi juga sempat lama tenggelam. Sejak lulus Akabri tahun 1977, ia ditempatkan pertama kali di Ambon, Maluku. Di situ ia sempat kuliah di Universitas Patimura dan menikahi kakak kelasnya Betty T Atmodjo. Bapak tiga orang anak itu kemudian melanjutkan di perguruan Tinggi Ilmu Kepolsian (PTIK) (1996). Lulus Sespim Polri (1994) dan di Lemhanas memperoleh penghargaan Wibawa Seroja Nugraha dari Gubernur Lemhanas RI sebagai lulusan terbaik tahun 2001.

Setelah menduduki berbagai jabatan komando di Polri, nama Alex sempat menghilang. Ia ditempatkan di Kapus Represif Badan Narkotika Nasional (BNN), Staf Ahli Kapolri dan Deputi pada Kementrian Koordinasi Bidang Polkam. Pada Maret 2008, Kapolri Sutanto menugaskan dia di Mabes Polri kembali, yaitu sebagai Kadiv Telematika dan Kapolri sekarang Bambang Hendarso Danuri menugaskan di Jawa Tengah.

Berbagai kasus besar sempat diungkap. Saat menjabat Kepala Reserse Bidang Pembunuhan di Mabes Polri, ia pernah membongkar kasus pembunuhan yang didalangi Kaditserse Polda Maluku di Ambon. Saat menjabat Kapolwiltabes Bandung, pihaknya berhasil menangkap tersangka pelaku peledakan Bursa Efek Jakarta. Ia juga paling ditakuti kalangan pengedar gelap narkoba tahun 2000, di mana banyak melibatkan warga negara asing berkulit hitam. (Sadono Priyo)

Tidak ada komentar: